Berita > Lingkungan

Sembilan Wilayah di Riau Berpotensi Hujan dari Sore Hingga Malam

Sembilan Wilayah di Riau Berpotensi Hujan dari Sore Hingga Malam

Illustrasi

PEKANBARU, CerminSatu – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sembilan wilayah di Provinsi Riau pada Minggu (1/11/2026) sore hingga malam. Salah satu wilayah yang berpeluang diguyur hujan adalah sebagian Kota Pekanbaru.

Forecaster On Duty BMKG, Yudhistira Mawaddah, mengatakan potensi hujan tersebut berdasarkan hasil prakiraan cuaca di wilayah Riau.

“Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Siak, Pelalawan, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan sebagian Kota Pekanbaru,” demikian prakiraan yang disampaikan Yudhistira.

Sebelumnya, berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan ringan telah mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir dan Kampar pada Minggu pagi.

Memasuki siang hari, kondisi cuaca di Riau diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, potensi hujan diperkirakan kembali meluas pada sore hingga malam hari di sembilan wilayah tersebut.

Sementara pada dini hari, potensi hujan diprakirakan lebih terbatas, yakni hanya terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hulu dengan intensitas ringan.

BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Riau pada hari tersebut.

Untuk kondisi atmosfer, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar 23–34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–98 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

"Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah Riau diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau kategori rendah," ungkapnya.

Selain prakiraan cuaca, pemantauan titik panas atau hotspot hingga pukul 23.59 WIB mencatat sebanyak 11 titik di Provinsi Riau. Sebaran terbanyak berada di Kabupaten Indragiri Hilir dengan tiga titik.

Selanjutnya, Kabupaten Pelalawan dan Kota Dumai masing-masing mencatat dua titik panas. Sedangkan Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Siak, dan Indragiri Hulu masing-masing terpantau satu titik.

Secara keseluruhan, jumlah hotspot di Pulau Sumatera mencapai 240 titik. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 118 titik, disusul Bangka Belitung sebanyak 43 titik dan Jambi 39 titik.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan perkembangan cuaca, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan pada sore hingga malam hari.

"Masyarakat diimbau tetap memperhatikan perubahan cuaca, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan pada sore hingga malam saat hujan berpotensi terjadi di banyak daerah Riau," imbaunya. ***