Berita > Politik

Survey Capres Versi PPI : Prabowo Unggul dengan 31,6 Persen

Survey Capres Versi PPI : Prabowo Unggul dengan 31,6 Persen

Kolase Survey Capres Versi PPI. Ket : Ist

JAKARTA, CerminSatu – Presiden Prabowo Subianto menempati posisi teratas dalam survei elektabilitas calon presiden (capres) yang dirilis lembaga survei Parameter Politik Indonesia (PPI). Dalam simulasi terbuka, Prabowo memperoleh elektabilitas 31,6 persen, unggul dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Berdasarkan hasil survei tersebut, Dedi Mulyadi berada di posisi kedua dengan elektabilitas 11,4 persen, disusul Anies Baswedan sebesar 10,1 persen.

Survei PPI dilaksanakan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.

Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar 2,83 persen.

Direktur Eksekutif PPI, Adi Prayitno, menjelaskan bahwa simulasi elektabilitas dilakukan secara terbuka. Responden diminta menyebutkan nama calon presiden yang akan mereka pilih apabila pemilihan presiden dilaksanakan saat ini.

"Ini adalah elektabilitas presiden secara terbuka. Jadi ini adalah pertanyaan terbuka. Pertanyaannya adalah, 'Jika pemilihan presiden dilaksanakan saat ini, siapakah yang akan Anda pilih menjadi Presiden Republik Indonesia?'. Responden diminta untuk menjawab secara spontan," kata Adi dalam pemaparan hasil survei secara virtual, Minggu (18/10/2026).

Dalam pemaparan tersebut, Adi menyebut Prabowo sebagai figur dengan elektabilitas tertinggi, diikuti Dedi Mulyadi dan Anies Baswedan.

"Pertama, Pak Prabowo Subianto. Prabowo Subianto 31,6%, disusul Dedi Mulyadi 11,4%, disusul Anies Baswedan 10,1%, disusul Gibran Rakabuming 6,9%, disusul Ganjar Pranowo 4,4%, dan seterusnya," ujar Adi.

Daftar Elektabilitas Capres Versi PPI

Berikut hasil simulasi terbuka elektabilitas calon presiden berdasarkan survei PPI:

1. Prabowo Subianto: 31,6 persen

2. Dedi Mulyadi: 11,4 persen

3. Anies Baswedan: 10,1 persen

4. Gibran Rakabuming Raka: 6,9 persen

5. Ganjar Pranowo: 4,4 persen

6. Agus Harimurti Yudhoyono: 2,3 persen

7. Mahfud MD: 1,7 persen

8. Sherly Tjoanda: 1,1 persen

9. Purbaya Yudhi Sadewa: 0,8 persen

10. Pramono Anung: 0,6 persen

11. Muhaimin Iskandar: 0,2 persen

12. Sugiono: 0,2 persen

13. Rocky Gerung: 0,1 persen

14. Abdul Somad: 0,1 persen

15. Kaesang Pangarep: 0,1 persen

16. Erick Thohir: 0,1 persen

17. Bahlil Lahadalia: 0,1 persen

18. Yusril Ihza Mahendra: 0,1 persen

Sementara itu, sebanyak 1,9 persen responden menyebut nama lain, sedangkan 25,5 persen menyatakan tidak tahu atau belum menentukan pilihan.

Tingginya persentase responden yang belum menentukan pilihan menunjukkan masih adanya kelompok pemilih yang belum menyebutkan kandidat pilihannya dalam simulasi terbuka tersebut.

Hasil survei ini menggambarkan pilihan spontan responden pada periode pengumpulan data. Angka tersebut tidak serta-merta mencerminkan hasil pemilihan presiden mendatang karena preferensi pemilih masih dapat berubah. ***