SEMARANG, CerminSatu – PSPS Pekanbaru harus mengawali kiprahnya di Pegadaian Championship 2026/2027 dengan kekalahan. Bertanding di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (11/9) malam, Askar Bertuah takluk 1-2 dari tuan rumah PSIS Semarang.
PSPS sempat menunjukkan perlawanan sengit. Setelah tertinggal lebih dulu pada babak pertama, skuad asuhan Akhyar Ilyas berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Antonio Augusto Gamaroni pada menit ke-45.
Namun, PSIS kembali unggul pada babak kedua lewat gol Lorensius pada menit ke-72. Hingga pertandingan berakhir, PSPS gagal mencetak gol penyeimbang dan harus pulang tanpa membawa poin.
Pertandingan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut langsung berlangsung dalam tempo tinggi. Bermain di hadapan pendukung sendiri, PSIS mengambil inisiatif serangan dan beberapa kali mencoba membongkar pertahanan PSPS melalui serangan cepat.
PSPS tidak tinggal diam. Askar Bertuah berusaha membangun serangan melalui sejumlah skema. Peluang pertama diperoleh melalui Asir Azis, tetapi tendangannya masih melebar dari sasaran.
Dua menit kemudian, Machado ikut mengancam gawang PSIS. Tendangannya mengarah ke gawang, namun masih mampu ditepis penjaga gawang tuan rumah.
Tekanan PSIS akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26. Berawal dari bola rebound yang sebelumnya berhasil ditepis Dicky, bola kembali jatuh di area berbahaya.
Pemain PSIS M Akbar memanfaatkan situasi tersebut dan berhasil menyundul bola ke gawang PSPS. Tuan rumah pun unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, PSPS meningkatkan intensitas permainan. Sejumlah umpan terobosan mulai dilancarkan untuk membongkar pertahanan PSIS, tetapi belum menghasilkan gol.
Memasuki penghujung babak pertama, Askar Bertuah semakin berani keluar menyerang. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-45.
Berawal dari crossing M Reza dari sisi lapangan, bola diarahkan ke depan gawang PSIS. Antonio Augusto Gamaroni memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan yang tidak mampu dibendung penjaga gawang tuan rumah.
Skor berubah menjadi 1-1. Hingga babak pertama berakhir, tidak ada tambahan gol. Kedua tim memasuki ruang ganti dengan kedudukan imbang.
Memasuki babak kedua, PSPS tampil lebih agresif. Askar Bertuah berusaha mengambil inisiatif serangan untuk membalikkan keadaan.
Peluang langsung diperoleh PSPS melalui serangan cepat. Namun, kesempatan tersebut belum mampu dikonversikan menjadi gol.
PSPS terus melakukan pressing dan memberikan tekanan kepada pemain PSIS. Pelatih Akhyar Ilyas bahkan harus menerima kartu kuning setelah melakukan protes keras kepada wasit.
Pada menit ke-60, PSPS kembali mendapat peluang melalui tendangan bebas setelah pemain PSIS Andy Setyo melakukan tekel terhadap pemain Askar Bertuah.
Reza yang dipercaya sebagai eksekutor melepaskan tendangan terarah. Namun, bola masih mampu ditepis penjaga gawang PSIS.
PSPS terus berusaha membangun serangan melalui lini tengah. Namun, ketika pertandingan memasuki menit ke-72, PSIS justru kembali mencetak gol.
Gol kedua tuan rumah dicetak Lorensius. Berawal dari umpan Corfe, Lorensius melepaskan tendangan ke sudut kiri gawang PSPS yang gagal dijangkau Dicky.
PSIS kembali unggul 2-1.
Tertinggal satu gol, PSPS tidak mengendurkan tekanan. Askar Bertuah terus berusaha mencari gol penyama, sementara PSIS bermain lebih disiplin untuk mempertahankan keunggulan.
Memasuki menit-menit akhir, jual beli serangan masih terjadi. PSIS beberapa kali memberikan tekanan ke lini pertahanan PSPS, tetapi Askar Bertuah juga terus berupaya menciptakan peluang.
Pada menit ke-87, Vieri mencoba melepaskan tendangan ke arah gawang PSIS. Namun, bola masih melambung di atas mistar.
Wasit memberikan tambahan waktu lima menit. Dalam masa injury time, PSPS meningkatkan tekanan dan mencoba memanfaatkan setiap peluang untuk mencetak gol penyama.
Serangan bertubi-tubi dilancarkan Askar Bertuah ke pertahanan PSIS. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
PSIS Semarang pun memastikan kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru sekaligus membuat Askar Bertuah mengawali Pegadaian Championship 2026/2027 tanpa poin. ***






