Berita > Pendidikan
UHTP Gandeng Diskominfo Riau Bahas Kurikulum OBE
PEKANBARU, CerminSatu – Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) menggelar Workshop Pengembangan dan Review Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) untuk Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Hukum, pada Senin (27/7/2026). Kegiatan akademis ini berlangsung di Aula Prof. Dr. dr. Buchari Lapai, MPH, Pekanbaru.
Workshop strategis ini menghadirkan perwakilan instansi pemerintah dan jajaran pimpinan media massa sebagai pemangku kepentingan (stakeholder). Langkah ini diambil untuk memperkuat penyusunan kurikulum agar mampu melahirkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, serta siap menjawab tantangan industri di era digital.
Sejumlah narasumber dan praktisi yang hadir di antaranya Ketua Tim Diseminasi Informasi Diskominfo Riau Trisna Damayanti, Ketua Tim Siaran RRI Pekanbaru Liza Syaiful, Pemimpin Perusahaan Riauaktual.com Friedrich Edward Lumy, serta Operasional Manager SUM 1 Maizar Fatahillah.
Dalam sesi tanggapan, Ketua Tim Diseminasi Informasi Diskominfo Riau, Trisna Damayanti, menekankan pentingnya kelengkapan sarana dan prasarana penunjang bagi program studi yang kini memasuki usia lima tahun tersebut. Menurutnya, keberadaan fasilitas seperti kamera, ruang podcast, hingga media penerbitan mahasiswa sangat vital untuk menampung kreativitas anak didik.
Selain kelengkapan infrastruktur internal, Trisna mendorong pihak kampus untuk memperluas jejaring kemitraan luar demi memberikan pengalaman praktis bagi para mahasiswa.
"Perlu ada ikatan kerja sama antara kampus dengan instansi pemerintah ataupun pihak swasta agar mahasiswa dapat melakukan praktik lapangannya secara langsung di industri," ujar Trisna.
Sementara itu, Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru, dr. Zainal Abidin, menggarisbawahi bahwa penajaman kemampuan menulis harus menjadi pilar utama dalam pengembangan kurikulum Ilmu Komunikasi UHTP. Pihak yayasan menaruh harapan besar agar UHTP mampu melahirkan jurnalis-jurnalis hebat, profesional, dan berintegritas tinggi di masa depan.
"Saya ingin jurnalis hebat dan handal lahir dari Universitas Hang Tuah Pekanbaru. Generasi penerus ini diharapkan mampu menghadirkan warna baru dalam dunia penulisan, memiliki kompetensi yang tinggi, serta wawasan yang luas," kata dr. Zainal Abidin.
Melengkapi pembahasan tantangan era modern, Rektor UHTP, Assoc. Prof. Ns. Lita, menyoroti pesatnya perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) di dunia pendidikan dan industri. Ia menegaskan bahwa AI harus diposisikan sebagai alat pendukung untuk meningkatkan produktivitas pembelajaran, dengan tetap mengedepankan etika, kompetensi dasar, serta kemampuan berpikir kritis manusia. ***

