Berita > Peristiwa
Dugaan Korupsi Anggaran Kecerdasan Buatan, Pidsus Kejati Riau Geledah Kantor Disdik Provinsi
Illustrasi
PEKANBARU, CerminSatu - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau melalui penyidik pidana khusus melakukan tindakan hukum berupa penggeledahan dan penyitaan terkait dengan perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengadaan Alat Pembuatan Kecerdasan Buatan/Artificial Intelligent (AI)/Pengadaan Interactive Flat Panel (IFP) Pada Dinas Pendidikan Provinsi Riau Tahun Anggaran (TA) 2024.
Kasipenkum Kejati Riau, Zikrullah dalam press rilis menyampaikan tindakan dari penyidik pidana khusus Kejati Riau melakukan penggeledahan atas adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Alat Pembuatan Kecerdasan Buatan (AI)/Pengadaan Interactive Flat Panel (IFP) di Dinas Provinsi Riau Tahun Anggaran 2024.
“Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Nomor : PRINT-05/L.4/Fd.2/07/2026 tanggal 15 Juli 2026 dan Surat Perintah Penggeledahan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Nomor : PRINT-21/L.4/Fd.2/07/2026 tanggal 15 Juli 2026 serta Penetapan Pengadilan Negeri Pekanbaru Nomor: 16/PenPid.Sus-TPK-GLD/2026/PN Pbr tanggal 21 Juli 2026,” sampaikan Zikrullah. Kamis, (23/7/2026) malam.
Dari hasil penggeledahan tersebut, Tim penyidik pidana khusus berhasil mengamankan sejumlah dokumen dan barang elektronik yang untuk selanjutnya dilakukan penyitaan untuk kepentingan dalam penanganan perkara. sambungnya.
Kasipenkum Kejati Riau juga menyampaikan dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam hal memberantas tindak pidana korupsi, penyidik pidana khusus Kejati Riau akan mendalami dan mempelajari sejumlah dokumen yang disita hari ini dari Dinas Pendidikan Riau.
“Tindakan penggeledahan dan penyitaan tersebut dilakukan secara profesional dan merupakan bentuk komitmen dan ketegasan Kejaksaan Tinggi Riau dalam memberantas praktik korupsi. Jadi, nanti akan disampaikan perkembangan dari kegiatan hari ini,” pungkasnya.
Untuk diketahui, tim penyidik tindak pidana khusus Kejati Riau berjumlah 9 orang dan didampingi TNI bersenjata lengkap mendatangi Dinas Pendidikan Riau sejak pagi pukul 09.00 wib dan langsung melakukan penggeledahan dan menyita beberapa dokumen hingga sore hari pukul 15.00 wib. ***






