Berita > Peristiwa
Peringati Idul Adha 1446 H, Keluarga Besar P3CP Tagih Janji Agung Nugroho Tentang U-turn
Ketua P3CP, Edy Damanik beserta pengurus.
PEKANBARU, CerminSatu - Dalam rangka memperingati hari raya Iduladha 1446 H, Keluarga Besar Pedagang Pasar Cik Puan (P3CP) Pekanbaru dengan kebersamaan menggelar pemotongan hewan qurban sebanyak 10 ekor sapi dan 3 ekor kambing dan ada 9 ekor kambing untuk aqiqah dengan perjuangan bersama sama dari pedagang.
Acara pemotongan hewan qurban tersebut dihadiri Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar dan para pengurus keluarga besar P3CP serta masyarakat sekitar dan pihak keamanan dari Kepolisian dan Babinsa.
Ketua P3CP Kota Pekanbaru, Edy Damanik mengatakan sumber dana untuk penyelenggaraan hewan qurban saat ini atas kebersamaan dari pedagang pasar yang sudah jauh hari menyisihkan sebagian rezeki untuk amal ibadah dunia dan akhirat nanti.

“Jauh hari sebelum Iduladha 1446 H, kami (pedagang) menyisihkan Rp 5000-10.000 rupiah untuk pemotongan hewan qurban. Dan Alhamdulillah, atas perjuangan dan kebersamaan walaupun penghasilan pedagang jauh turun drastis akibat ditutupnya akses jalan putar balik (U-turn) oleh dinas terkait, keluarga besar P3CP sukses menyelenggarakan pemotongan hewan qurban yang akan dibagikan ke masyarakat sekitar sebagai bentuk syukur dan amal jariyah,” sampaikan Edy. Minggu, (8/6/2025).
Sambungnya, dulu sebelum terpilih, Walikota Pekanbaru (Agung Nugroho) pernah berjanji kepada para pedagang sini akan membuka U-turn jika nanti terpilih. Tapi kenyataannya, tidak ada sama sekali dan banyak dari pedagang yang mengeluhkan dan karena jual beli sepi dan penghasilan turun drastis. ucapnya.
Edy menjelaskan, bahwa ada ratusan kepala keluarga yang berdagang di Pasar Cik Puan ini yang menggantungkan nasib dengan berjualan agar perekonomian tetap berjalan.
“Dulu, tingkat jual beli sangat besar dan perekonomian berjalan. Tapi ketika akses putar balik (U-turn) ditutup, jual beli turun drastis. Jadi, apakah ini yang disebut melayani masyarakat?. Oleh karena itu, kami harap Pak Walikota Pekanbaru agar menepati janjinya dan mendengarkan jeritan hati kami para pedagang,” ungkapnya.
.jpg)
Kami para pedagang dari subuh sampai malam menggantungkan rezeki dari jual beli dagangan kami. Jika akses jalan putar balik ditutup, tentu masyarakat mengurungkan niat untuk berbelanja di Pasar Cik Puan ini karena jauh harus putar balik lagi. Jadi, kami minta Walikota Pekanbaru dengarkan jeritan hati kami di Hari Raya Idul Adha 1446 H ini.
“Ingat janji anda pak wali (Agung Nugroho), jangan ketika anda sudah duduk janji itu hanya sebatas ucapan saja. Apakah anda tega melihat para pedagang sengsara dan menderita?. Kami pedagang tidak meminta banyak, hanya buka kembali akses putar balik di depan Pasar Cik Puan ini agar masyarakat dapat berbelanja disini dan roda perekonomian berputar,” pungaksnya. ***

