Berita > Peristiwa
Ketua DPD Projo Riau : Jangan Biarkan Anak Indonesia Jadi Korban Bullying di Sekolah
PEKANBARU, CerminSatu - Ketua DPD Projo Riau, Sonny Silaban ikut prihatin atas meninggalnya seorang bocah inisial KB (8) menjadi korban perundungan yang diduga dilakukan oleh kakak kelasnya beberapa waktu yang lalu di salah satu sekolah dasar di Seberida, Indragiri Hulu (Inhu), Riau
Dalam keterangan tertulis, Ketua DPD Projo Riau itu menyerukan semua pihak terutama dinas pendidikan dan sekolah agar lebih aktif lagi mengawasi dan memberikan edukasi ke anak murid agar hal perundungan yang mengakibatkan korban meninggal dunia tidak terjadi kembali di kemudian hari.
“Stop Bullying dan Perundungan. Insiden semacam ini mencerminkan lemahnya pengawasan dari pihak sekolah dan pemerintah. Tidak adanya pendidikan karakter yang kuat serta abainya perlindungan terhadap hak asasi anak sehingga turut memperburuk situasi,” sampaikan Sonny Silaban. Sabtu, (7/6/2025) malam.
Sonny juga mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga korban (Alm KB_red) terutama kepada kedua orangtuanya yang mungkin cukup berat akan musibah yang terjadi saat ini. sambung Sonny.
Disebutnya, kekerasan dan perundungan di sekolah tidak bisa lagi dianggap hal biasa. Setiap anak berhak merasa aman, dihargai, dan dilindungi saat menuntut ilmu.
"Sudah saatnya semua pihak mengambil langkah nyata agar sekolah kembali menjadi tempat yang aman, bukan arena kekerasan," pinta Sonny.
Terakhir, Sonny mengajak semua pihak mulai dari dinas pendidikan, sekolah dan orangtua agar lebih memberikan edukasi dan lebih mengawasi anak anak terutama di lingkungan sekolah agar tidak terjadi perundungan atau tindakan yang dapat membahayakan nyawa anak kita.
“Stop Bullying dan Perundungan. Mari kita berbenah dan bersama sama mendidik serta menjaga masa depan anak anak kita agar dapat membanggakan bangsa dan negara suatu saat nanti,” pungkasnya. ***






