Berita > Nasional

DPD Projo Riau Sesalkan Framing Jahat Buat Jatuhkan Budi Arie Setiadi

DPD Projo Riau Sesalkan Framing Jahat Buat Jatuhkan Budi Arie Setiadi

Ketua DPD Projo Riau, Sonny Silaban.

Jakarta, CerminSatu - Framing jahat yang ingin menjatuhkan nama baik Ketua umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi membuat DPD Projo Riau, Sonny Silaban angkat suara dan meminta masyarakat jangan terpancing dengan framing jahat tersebut. 

“Kita minta publik tetap tenang jangan terpancing dengan ramainya pemberitaan tentang kasus judi online (judol) yang ingin menghancurkan nama baik Ketum DPP Projo, Budi Arie Setiadi dikatakan terlibat dan menerima sogokan dari duit haram judi online,” sampaikan Ketua DPD Projo Riau Sonny Silaban melalui press rilis tertulis. Senin, (19/5/2025).

Ini sudah framing jahat dan merusak nama baik Ketum DPP Projo, Budi Arie Setiadi. Jadi, masyarakat harus tetap tenang dan jangan mudah terprovokasi. sambungnya.

Sonny mengungkapkan, bagaimana Ketua DPP Projo sewaktu menjabat sebagai Menkominfo berjuang sangat keras untuk memberantas judi online dengan tindakan tegas menutup banyak situs yang berafiliasi dengan judi online. 

“Publik bisa cek saat beliau (Budi Arie Setiadi_red) menjabat Menkominfo menjadi garda terdepan memberantas banyak situs judol. Jadi, tidak benar kalau beliau menerima sogokan atau duit haram dari judi online tersebut,” ungkapnya.

Didalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum tidak ada menyebutkan nama Budi Arie, apalagi menerima duit haram judi online. Dan kita yakin, bahwa Ketum DPP Projo kita tidak tahu soal pembagian sogokan tersebut. tambah Sonny.

Sonny juga berharap agar media jangan memframing jahat untuk menghancurkan nama baik seseorang yang biasanya dibangun melalui informasi atau data yang tidak utuh ditambah pesan subjektif dan insinuatif yang digabungkan dengan informasi-informasi yang tidak ada berkaitan dengan inti permasalahan dengan tujuan agar publik mengaminin kemauan aktor pembuat framing.

“Stop narasi sesat dan framing jahat, untuk mendiskreditkan siapapun termasuk Budi Arie Setiadi. Kegaduhan akibat pembelokkan fakta sangat merugikan masyarakat yang hanya memunculkan kecurigaan dan sesat pikir atau salah tuduh yang diperoleh dengan alih-alih mendapatkan kebenaran dan keadilan,” pungkas Sonny. ***

Berita Terkait